Vaksinasi ke – 2 siswa di SMAN 1 Kabupaten Tangerang,

vaksin ke 2

Berdasarkan studi dari The New England Journal of Medicine, setelah mendapatkan dosis kedua, seseorang akan mendapatkan jumlah antibodi yang lebih banyak untuk melawan virus dan meningkatkan keefektifan vaksin di dalam tubuh.

Salah satu vaksin yang digunakan di Indonesia adalah Sinovac. Sinovac perlu diberikan sebanyak dua dosis dengan interval 14-28 hari. Dosis pertama ditujukan untuk memicu respons kekebalan awal dan dosis kedua untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. Dengan mendapatkan dosis ke-2 setelah 28 hari, maka antibodimu akan terbentuk dengan optimal.

Dalam 14-28 hari pertama, vaksin akan bekerja sekitar 60%. Setelah dosis kedua, vaksin akan bekerja setidaknya 90%.

Vaksin Sinovac

Dosis dan cara pemberian vaksinasi pasalnya harus sesuai dengan yang direkomendasikan untuk setiap jenis vaksin COVID-19. Berdasarkan juknis, vaksin Sinovac diberikan dua kali, dalam rentan jarak waktu penyuntikan 14 hari dan dosis sekali suntik sebesar 0,5 ml.

Mengapa 2 Kali Dosis?

Dalam tahapan vaksin dosis pertama berfungsi untuk mengenal vaksin dan kandungan yang ada di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh serta untuk memicu respons kekebalan awal.

Sementara pada tahapan dosis kedua (booster), kandungan vaksin akan berguna untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. Tak hanya itu, Ahli penyakit menular dari UCLA Health, Amerika Serikat, Otto Yang mengatakan bahwa suntikan kedua vaksin juga dapat memperbesar sistem imun tubuh untuk mempelajari virus dan mencari cara menangkal infeksi berikutnya serta memicu respons antibodi yang lebih cepat dan lebih efektif di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.